Header Ads Widget

Header Ads

Mengenal Diet Intermittent Fasting

 

Image : istockphoto.com



Intermittent fasting adalah pola makan di mana seseorang memiliki waktu makan tepat waktu dalam jendela makan dan berpuasa di waktu lain.Prinsip dasar diet ini adalah memberi tubuh waktu untuk mencerna makanan, dan dalam prosesnya, membakar lemak tubuh berlebih serta detoksifikasi. Diet ini dianggap lebih selaras dengan ritme sirkadian tubuh dan lebih bermanfaat. Berikut beberapa metode yang dapat dilakukan.


1. Makan - Berhenti - Makan

Metode diet IF ini dipopulerkan oleh Brad Pilon, seorang ahli fitnes. Misalkan kamu makan malam terakhir pada pukul 7 malam kemudian kamu tidak makan sampai pukul 7 malam besoknya. Kamu bisa juga melakukannya dari sarapan pagi ke sarapan pagi atau makan siang ke makan siang di hari berikutnya. Selama tidak mengonsumsi makanan kamu tetap bisa minum air putih.
 

2. Metode The Warrior

 The Warrior Diet dipopulerkan oleh pakar kebugaran Ori Hofmekler. Ini dilakukan dengan makan sedikit buah dan sayuran mentah di siang hari dan makan satu kali makan besar di malam hari. Pada dasarnya kamu berpuasa sepanjang hari dan membuka jendela makan di malam hari selama empat jam.

3. Puasa Berselang

Pilihan lainnya adalah melewatkan waktu makan sesekali, seperti saat kamu tidak merasa lapar atau terlalu sibuk untuk memasak dan makan. Melewatkan satu atau dua kali makan ketika kamu merasa ingin melakukannya pada dasarnya adalah puasa berselang yang spontan. Pastikan untuk makan makanan sehat selama waktu makan lainnya.

4. Diet IF Metode 16/8

Diet IF atau diet intermittent fasting metode 16/8 dilakukan dengan cara 14-16 jam berpuasa dan membuka jendela makan selama 8-10 jam. Dengan membuka jendela makan kamu dapat memangkas dua hingga tiga bahkan lebih dari makanan yang tidak diperlukan bagi tubuh. 

 

Posting Komentar

0 Komentar